ARTIKEL

Denda Rp. 100.000,- Kalo SPT Tahunan Pribadi Dilapor Setelah Tanggal 31 Maret 2010


Beberapa hari terakhir ini dapat dipastikan banyak orang pribadi yang sudah memiliki NPWP sibuk untuk mempersiapkan dan menyusun SPT Tahunan PPh pribadinya untuk dilaporkan ke Kantor Pajak. Apakah Anda termasuk salah satu diantaranya?

Batas akhir pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2009 akan segera berakhir, yaitu tanggal 31 Maret 2010. Jika SPT telat dilapor akan dikenakan sanksi denda telat lapor sebesar Rp. 100.000,-.

Bagi Anda para Wajib Pajak orang pribadi usahakan jangan sampai SPT Tahunan PPh pribadi Anda telat dilapor. Pernahkah Anda berpikir bisa jadi denda telat lapor sebesar Rp. 100.000,- yang dikenakan apabila Anda telat lapor SPT Tahunan PPh pribadi Anda bisa menjadi lebih mahal daripada angka Kurang Bayar PPh yang harus Anda setor?

Bagi Anda, terutama yang bekerja sebagai karyawan di satu perusahaan dan tidak mempunyai penghasilan lain diluar gaji yang diterima, maka PPh atas penghasilan Anda sudah dipotong oleh pihak perusahaan. Dengan demikian di SPT Tahunan PPh pribadi Anda akan Nihil (tidak ada pajak terutang lagi). Apabila SPT Tahunan PPh pribadi Anda laporkan setelah tanggal 31 Maret 2010, maka Anda malah harus membayar sebesar Rp. 100.000,- denda karena telat lapor. Oleh karena itu, mintalah Bukti Pemotongan 1721-A1 dari perusahaan tempat Anda bekerja dan segeralah isi SPT Tahunan PPh pribadi Anda kemudian secepatlah laporkan ke Kantor Pajak.

Anda bisa menyampaikan SPT Tahunan PPh pribadi Anda ke Kantor Pajak tempat Anda terdaftar. Atau bisa juga melalui drop box di KPP / di Pojok Pajak / di Mobil Pajak Keliling.

Sebelum mengisi SPT, baca terlebih dahulu buku petunjuk pengisian SPT. Apabila Anda kesulitan dalam mengisi SPT Tahunan PPh Pribadi Anda, bisa Anda konsultasikan dengan Konsultan Pajak Terdaftar.

Selamat Mengisi SPT !!!


www.pajakpribadi.com

Copyright (c) 2005-2009 pajakpribadi.com | OMNI SUKSES UTAMA | Ketentuan Layanan